WELCOME

TERIMA KASIH ATAS ANDA YANG MELIHAT BLOG SAYA SEMOGA BERMANFAAAT

yusuuf

yusuuf

Senin, 19 Oktober 2015

( Yusuf supriatna , Tugas 1 PSAK )

( Yusuf supriatna , Tugas 1 PSAK )

1.   Berapa PSAK diindonesia ?
  1. PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan (Revisi 2009)
  2. PSAK 2 Laporan Arus Kas (Revisi 2009)
  3. PSAK 3 Laporan Keuangan Interim (Revisi 2010)
  4. PSAK 4 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri (Revisi 2009)
  5. PSAK 5 Segmen Operasi (Revisi 2009)
  6. PSAK 7 Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi (Revisi 2009)
  7. PSAK 8 Peristiwa Setelah Akhir Periode Pelaporan (Revisi 2010)
  8. PSAK 10 Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing (Revisi 2009)
  9. PSAK 12 Ventura Bersama (Revisi 2009)
  10. PSAK 13 Properti Investasi (Revisi 2011)
  11. PSAK 14 Persediaan (Revisi 2008)
  12. PSAK 15 Investasi pada Asosiasi (Revisi 2009)
  13. PSAK 16 Aset Tetap (Revisi 2011)
  14. PSAK 18 Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya (Revisi 2010)
  15. PSAK 19 Aset Tidak Berwujud (Revisi 2009)
  16. PSAK 22 Kombinasi Bisnis (Revisi 2010)
  17. PSAK 23 Pendapatan (Revisi 2009)
  18. PSAK 24 Imbalan Kerja (Revisi 2010)
  19. PSAK 25 Kebijakan Akuntansi, Estimasi, Kesalahan (Revisi 2009)
  20. PSAK 26 Biaya Pinjaman (Revisi 2011)
  21. PSAK 28 Akuntansi Asuransi Kerugian (Revisi 2010)
  22. PSAK 30 Sewa (Revisi 2011)
  23. PSAK 31 Instrumen Keuangan: Pengungkapan (Revisi 2009)
  24. PSAK 33 Akuntansi Pertambangan Umum (Revisi 2011)
  25. PSAK 34 Kontrak Kontruksi (Revisi 2010)
  26. PSAK 36 Akuntansi Asuransi Jiwa (Revisi 2010)
  27. PSAK 38 Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (Revisi 2011)
  28. PSAK 45 Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba (Revisi 2010)
  29. PSAK 46 Pajak Penghasilan (Revisi 2010)
  30. PSAK 48 Penurunan Nilai Aset (Revisi 2009)
  31. PSAK 50 Instrumen Keuangan: Penyajian (Revisi 2010)
  32. PSAK 53 Pembayaran Berbasis Saham (Revisi 2010)
  33. PSAK 55 Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran (Revisi 2011)
  34. PSAK 56 Laba per Saham (Revisi 2010)
  35. PSAK 57 Kewajiban Diestimasi, Kewajiban dan Aset Kontinjensi (Revisi 2009)
  36. PSAK 58 Aset Tidak Lancar
  37. PSAK 60 Instrumen Keuangan: Pengungkapan
  38. PSAK 61 Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah
  39. PSAK 62 Kontrak Asuransi
  40. PSAK 63 Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi
  41. PSAK 64 Eksplorasi dan Evaluasi Sumber Daya Mineral
  42. PSAK 107 Akuntansi Ijarah
  43. PSAK 108 Penyelesaian Utang Piutang Murabahah
  44. PSAK 109 Akuntansi Zakat Infaq Sedekah
  45. PSAK 110 Akuntansi Hawalah
  46. PSAK 111 Akuntansi Asuransi Syariah
  47. PSAK ETAP
2. Daftar PSAK yang sudah dihapuskan
       Ada berapa PSAK yang dihapus (nomor berapa dan tentang apa saja)? Setelah Indonesia mengadopsi penuh IFRS, PSAK khusus industri dihapus. PSAK industri yang saat ini telah dicabut adalah PSAK 32 Akuntansi Kehutanan,  PSAK 35 Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37 Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol, PSAK 31 (revisi 2000 Akuntansi Perbankan dan PSAK 42 Akuntansi Perusahaan Efek. IFRS adalah standar yang disusun dengan basis transaksi dan perlakukan khusus elemen laporan keuangan bukan industri, sehingga  semua standar yang terkait dengan industri dihapus. PSAK yang tidak ada rujukannya dalam IFRS juga dicabut diantaranya akuntansi waran, anjak piutang, restrukturisasi utang piutang bermasalah. Standar ini dicabut karena telah tercakup dalam pengaturan PSAK 50 dan 55 tentang Instrumen Keuangan. Standar lain yang telah ada namun tidak sesuai dengan IFRS direvisi dan disesuaikan dengan pengaturan dalam IFRS terbaru. Contohnya PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan, disesuaikan dengan IAS 1, PSAK 22 tentang Penggabungan usaha berubah naman menjadi Kombinasi Usaha dan disinya disesuaikan dengan IFRS 3 Business Combination. Beberapa standar baru yang sebelumnya tidak ada dalam PSAK diterbitkan Sebagai contoh PSAK 13 Properti Investasi yang mengadopsi dari IAS 40 Investment Properties. PSAK baru yang mengadopsi penuh IFRS efektif berlaku mengikuti keluarnya PSAK tersebut. Mulai tahun 2008 PSAK tersebut sudah ada yang mulai efektif berlaku. Sementara ada beberapa PSAK yang baru efektif berlaku 2012. Bahkan saat ini masih ada beberapa IFRS yang belum dikeluarkan exposure draftnya contohnya IFRS 1 Full Adoptiondan IAS 41 Biological Asset. Setelah tahun 2012 proses adopsi akan tetap secara konsisten dilakukan, karena PSAK baru yang diterbitkan didasarkan pada IFRS yang saat itu telah ada. Ada beberapa PSAK yang telah diadopsi, IFRSnya telah direvisi, misalnya PSAK 23 Pendapatan. IFRS sebagai standar yang berlaku secara global, menyangkut kepentingan banyak pihak, sehingga penerapan standar yang menimbulkan masalah akan dikritisi sehingga akan dinamis dengan perubahan. Peran Dewan Standar Akuntansi sebagai penyusun Standar Akuntansi Keuangan dengan adopsi IFRS akan berubah. Dewan tidak lagi bertugas merumuskan atau menyusun standar baru namun melakukan adopsi IFRS. Adopsi tersebut dilakukan dengan mentranslate IFRS/IAS untuk dilihat apakah dapat diterapkan di Indonesia. Jika diperlukan Dewan akan menambahkan atau mengurangi beberapa bagian IFRS. Standar hasil adopsi IFRS pada bagian depan setiap standar menjelaskan IFRS/IAS  yang diadopsi dan perbedaan standar tersebut dengan IFRS/IAS yang diadopsi. Perbedaan tersebut ada yang bersifat redaksional, tanggal efektif dan isi standar. IFRS memiliki tiga ciri utama yaitu principles based, lebih banyak menggunakan nilai wajar sebagai dasar penilaian dan pengungkapan yang lebih banyak. Standar yang bersifat principles based hanya mengatur hal-hal prinsip bukan aturan detail. Konsekuensinya diperlukan professional judgment dalam menerapkan standar. Untuk dapat memilikiprofessional judgment seorang akuntan harus memiliki pengetahuan, skill dan etika karena jika tidak memiliki ketiga hal tersebut maka professional judgment yang diambil tidak tepat. Dalam standar yang lama sebenarnya telah menggunakan dasar nilai wajar, namun nilai wajar diterapkan pada pencatatan awal dan penilaian sesudah pencatatan awal untuk beberapa aset yang memiliki nilai wajar yang dapat diandalkan (aset yang memiliki kuotasi pasar aktif seperti saham).

3. Ambil salah satu PSAK dan ringkas PSAK Tersebut serta berikan komentar

   PSAK No. 2 tentang Laporan arus kas  secara umum merupakan informasi tentang arus kas suatu perusahaan berguna bagi para pemakai laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas dan menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut. Dalam proses pengambilan keputusan ekonomi, para pemakai perlu melakukan evaluasi terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas serta kepastian perolehannya .
Tujuan Pernyataan ini adalah memberi informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas dari suatu perusahaan melalui laporan arus kas yang mengklasifikasikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi maupun pendanaan (financing) selama suatu periode akuntansi.
    Laporan arus kas terkadang tidak sesuai dengan psak no 2. Banyak perusahaan yang kurang akurat dalam melakukan laporan arus kas , sering terjadi perubahan modal yang tidak diteliti di akibatkan perusahaan menjadi likuid. Hal ini karna disebabkan kurangnya audit yang tidak konsisten dalam melakukan laporan arus kas , maka sebab itu para auditor untuk melakukan laporan arus kas dalam memeriksa harus sesuai dengan psak no 2 dengan adanya bukti yang akurat sehingga tidak terjadi kesalahan dan tidak terjadi kecurangan dalam mengauditor laporan arus kas.
Sumber  :
PSAK-Indonesia




Rabu, 29 April 2015

TUGAS 2. B.INGRIS BISNIS 2

The Use of Gadget For Children
1.Cultural Aspects 
   Increasingly sophisticated technology and a wide range of technologies that are now growing rapidly as more and more well known gadget that can be used especially among children. with the changing times are now children use technology as a means of communication such as mobile phones and online games are downloaded on mobile phones and tablets. of course this brings positive and negative influences. positive influences are the children had to adjust the times and the more modern pattern of life was getting changed. of course, knowledge of advanced technology has now been applied early age, so that children are increasingly savvy to take advantage of them. besides, with the gadgets we can easily learn a culture without having to go to the place of origin of the culture. Such as dance, music, movies, food and so on can be easily we learn simply by accessing the Internet. This thing that led to the development of more advanced gadgets and growing rapidly. and various types of gadgets rapidly growing market and the selling price of the higher value caused because changing times and cultures
   The negative influence of the children were busy with other activities by using gadgets such as games and others so that they are lazy and neglect to study our culture with the technology.

2.  Educational Aspects
the gadget is very useful for young children, especially for students as well as students, we can learn and access all  know ledge related to direct educational degan internet and do not have to bother looking for a book, and can utilize the technology to access the knowledge that we need. Of case These give a very good effect and we do not have to bother bringing a book anywhere, by bringing our gadgets can be more practical and no hassle.

    Negative influence is the presence of children menyayalahgunakan gadget gadget course this menggunbkan children focus more gadgets to play games than studying school lessons So that can affect the value of the subjects decreased because of abusing gadget and a bad influence for the future. and even when there is a lesson children do not even focus and do not pay attention and instead use a cell phone with chatingan even using social media this affects children's minds for lazing.

3. the nation’s Characteristics
Advances in technology have a positive impact, for the next generation has the potential to become a generation who can not stand with difficulties. the more advanced the more advanced technology of our own nation and other nations can not easily affect our nation.

Jumat, 27 Maret 2015

TUGAS 1 (MEMO) B.INGGRIS BISNIS 2



MEMO
Apa itu memo?
Memo atau memorandum adalah :
o   Sebuah dokumen yang digunakan untuk berkomunikasi didalam organisasi,memo biasa nya pendek dan berisi untuk,dari,tanggal,perihal dan isi pesan
o   Memo tidak harus ditandatangani oleh pengirim,  terkadang pengirim menaruh nama nya sebagai tanda yang terletak di akhir memo paling bawah untuk informal/bersahabat,atau pengirim menaruh nama lengkap agar lebih formal. Jika ragu ikuti prosedur yang ada di perusahaan.
Kenapa harus menulis memo ?
Memo digunakan dan diperlukan ketika email atau pesan tidak cocok dikondisi tertentu, contohnya : jika kamu mengirimkan sebuah objek,seperti buku atau kertas yang harus ditandatangani langsung oleh internal/bagian dalam kantor, kamu dapat menggunakan memo sebagai catatan untuk menjelaskan kepada penerima apa yang harus dilakukan.
Bagaimana cara menulis memo ?
Memo harus memiliki beberapa bagian dan isi berikut ini :
1.      ‘Kepada’ berisikan nama penerima yang dituju.untuk memo tidak formal, penerima  memo memberikan nama misalnya untuk andy’,itu sudah cukup. Selanjutnya , untuk memo yang formal menggunakan nama lengkap penerima. Jika penerima dari department lain maka harus menggunakan nama lengkap serta nama departmentnya. Penggunaan nama lengkap tidak harus menggunakan Tuan,Nyonya atau Nona kecuali memo yang dibuat adalah sangat formal.
2.      Bagian ‘Dari’ berisikan nama pengirim. Untuk memo tidak formal,nama si pengirim seperti ‘Dari : Bil’ itu sudah cukup. Untuk memo yang formal penggunaan nama si pengirim harus menggunakan nama lengkap. Jika penerima berasal dari department lain maka gunakan nama lengkap dan nama department. Biasanya,penggunaan nama tersebut tidak harus disertakan nama tuan,nyonya atau nona kecuali memo yang dibuat adalah sangat formal.
3.      Bagian ‘tanggal’ , untuk menghidari kekeliruan antara gaya bahasa british dan  amerika dalam sistematika penanggalan maka penulisan bulan menggunakan kata atau sebuah singkatan seperti  ‘january’ atau ‘jan’.
4.      Bagian ‘perihal’ .
5.      Isi pesan
Terkecuali memo adalah sebuah catatan singkat, memo yang terorganisir dan baik harus mengikuti isi berikut ini :
a)      Situasi : sebuah pendahuluan atau tujuan memo.
b)      Masalah (tambahan) : contohnya “sehubungan dengan pemindahan kantor baru di Kowloon Bay,pekerja memiliki kesulitan untuk mencari tempat terdekat untuk membeli makan siang”.
c)      Solusi (tambahan) : contohnya “penyediaan mesin microwave/mesin oven di bagian dapur maka staff dapat membawa bekal makanan mereka sendiri dan menghangatkan kembali makanan mereka”.
d)      Aksi : seperti halnya dengan solusi atau sebagai dari bagian solusi kebutuhan si penerima untuk dilaksanakan,seperti ‘kami sagat berterima kasih jika kamu mengizinkan kenaikan sebesar $3000”.
e)      Kesopanan : untuk menghindari penolakan si penerima untuk mengambil aksi / tindakan yang kamu inginkan,hal itu sangat penting untuk mengakhiri dengan sebuah kata sopan misalnya, “sekali lagi,terima kasih untuk bantuan nya” atau tidak lebih formal nya  seperti “Terima kasih”.
6.      Tanda tangan (hanya tambahan).



Selasa, 20 Januari 2015

TUGAS 4 B.INDONESIA 2 ( KUTIPAN DAN DAFTAR PUSTAKA)



KUTIPAN
kutipan adalah salinan kalimat, paragraph, atau paendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku, jurnal, baik yang melalui media cetak maupun elektronik. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya. Mengutip itu berbeda dengan plagiat. Plagiat adalah mengambil karangan-karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.
CARA MENULIS KUTIPAN
    Aturan penulisan kutipan dan sumber kutipan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) adalah menggunakan sistem Harvard sebagai berikut:
1. Kutipan ditulis dengan menggunakan “dua tanda petik” jika kutipan ini merupakan kutipan pertama atau dikutip dari penulisnya. Jika kutipan itu diambil dari kutipan, maka kutipan tersebut ditulis dengan menggunakan ‘satu tanda petik’.

2. Jika kalimat yang dikutip terdiri atas tiga baris atau kurang, maka kutipan ditulis dengan menggunakan tanda petik (sesuai ketentuan pertama) dan penulisannya digabung ke dalam paragraf yang ditulis oleh pengutip dan diketik dengan jarak spasi sesuai teknik pengetikan (dua spasi).
Contoh:
Salah satu dimensi kehidupan afektif-emosional ialah kemampuan memberi dan menerima cinta, bukan cinta dalam arti yang penuh romantik atau memberikan perlindungan yang berlebihan, melainkan cinta dalam arti “… a relationship that nourish us as we give, and enrich us as we spend, and permits ego and alter ego to grow in mutual harmony” (Cole, 1993: 832).

3. Jika kalimat yang dikutip terdiri atas empat baris atau lebih, maka kutipan ditulis tanpa tanda kutip dan diketik dengan jarak baris satu spasi. Baris pertama diketik mulai pada pukulan keenam dan baris kedua diketik mulai pukulan keempat.
4. Jika bagian dari yang dikutip ada bagian yang dihilangkan, maka penulisan bagian itu diganti dengan tiga buah titik. Contoh penulisannya dapat dilihat pada butir kedua di atas.
5. Penulisan sumber kutipan ada beberapa alternatif, yaitu:
a. Jika sumber kutipan ditulis sebelum kutipan, cara penulisannya adalah nama penulis diikuti dengan tahun penerbitan dan halaman yang dikutip yang keduanya diletakkan di dalam kurung.
Contoh:
Sebagaimana dikemukakan oleh Stenberg (1984: 41) bahwa “In Piaget’s theory, children’s intelectual functioning is represented in term of symbolic logic”.

b. Jika sumber kutipan ditulis setelah kutipan, maka cara penulisannya adalah nama penulis, tahun penerbitan, dan halaman yang dikutip semuanya diletakkan di dalam kurung. Contoh cara penulisan ini dapat dilihat pada butir kedua di atas.
c. Jika sumber kutipan merujuk sumber lain, maka sumber kutipan yang ditulis tetap sumber kutipan yang digunakan pengutip tetapi dengan menyebut siapa yang mengemukakan pendapat tersebut. Dengan kata lain, saat kita merujuk pada sumber A, sedangkan A sendiri merujuk sumber B (sumber asli/buku asli) maka penulisannya tetap menyebut sumber asli (B) tetapi sumber A juga disebut.
Contoh: Achmad membuat skripsi tahun 2007 dengan di dalamnya ada pendapat Hamalik dari bukunya (Hamalik) tahun 1986 tentang media pembelajaran halaman 21 (di skripsi), maka penulisan kutipannya adalah:
Hamalik (dalam Achmad, 2007: 21) mengemukakan bahwa ‘definisi media pembelajaran adalah … ‘.
d. Jika penulis terdiri atas dua orang, maka nama keluarga kedua penulis harus disebutkan. Misalnya Sharp and Green (1996: 1). Jika penulisnya lebih dari dua orang, maka yang disebutkan nama keluarga penulis pertama dan diikuti oleh et al. misalnya, Clelland et al.(1960: 35). Perhatikan titik setelah al. adalah sebagai singkatan dari ally dan kedua kata itu ditulis dengan huruf miring.
e. Jika suatu bahasan dibahas oleh beberapa orang dalam sumber yang berbeda, maka contoh penulisan sumber kutipannya adalah sebagai berikut:
Beberapa studi tentang anak-anak yang mengalami kesulitan belajar (Dunkey, 1972; Miggs, 1976; Parmenter, 1976) menunjukkan bahwa … (tulis intisari rumusan yang dipadukan dari ketiga sumber tersebut).
f. Jika sumber kutipan itu adalah beberapa karya tulis dari penulis yang sama dan pada tahun yang sama, maka cara penulisannya adalah dengan menambah huruf a, b, dan seterusnya setelah tahun penerbitan.
Contoh: (Bray, 1998a, 1998b,)

g. Jika sumber kutipan tidak mencantumkan nama penulis (tanpa nama), maka contoh penulisannya adalah: (Tn. 1972: 18).
h. Jika yang diutarakan pokok-pokok pikiran seorang penulis, maka tidak perlu ada kutipan langsung, cukup dengan menyebut sumbernya.

JENIS DAN MACAM KUTIPAN
Pada umumnya kutipan dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
1.  Kutipan langsung (Direct Quotation), yakni kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan sama seperti bahan aslinya. Kutipan langsung biasanya digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
a.    untuk mengutip rumus atau model matematika.
b.    untuk mengutip peraturan-peraturan hukum, surat keputusan, surat perintah.
c.    untuk mengutip peribahasa, puisi, karya drama, dan kata-kata mutiara.
d.    untuk mengutip beberapa definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang sudah pasti.
e.    untuk memgutip beberapa pernyataan ilmiah, karena jika dinyatakan dalam bentuk lain dikhawatirkan akan kehilangan maknanya.
Kutipan langsung dibagi menjadi 2,yaitu:
a.    Kutipan langsung pendek (short direct quotation)
b.    Kutipan langsung panjang (Long Direct Quotation)

2.  Kutipan tidak langsung (Indirect Quotation atau Paraphrase), yakni kutipan yang tidak sama persis seperti bahan aslinya. Kutipan ini merupakan suatu ketikan pokok-pokok pikiran atau ringkasan kesimpulan menurut jalan pikiran dan bahasa pengutip sendiri.
Kutipan tidak langsung dibedakan mennjadi dua, yaitu:
a.    Kutipan tidak langsung pendek (Short Indirect Quotation)
b.    Kutipan tidak langsung panjang (Long Indirect Quotation)

CONTOH KUTIPAN
Contoh Kutipan Langsung Kurang dari 4 Baris
Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah “terdapat kecenderungan semakin banyak ’campur tangan’ pimpinan perusahaan samakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan” (Soebroto, 1990:23).
 “Ada informasi pesan singkat yang menyesatkan. Kami akan selediki terus karena sumbernya sudah ada,” kata Kepala Bidang (KABID) HUMAS Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, di Jakarta, sabtu (6/3).
 “Dan di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk meraih ridha Allah SWT. Dan adalah Allah Maha Penyantun terhadap hamba hamba-Nya”. (Al-Baqarah:207).


Contoh Kutipan Langsung Lebih dari 4 Baris
Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana kelas berkuasa bekerja melalui ideologi untuk melanggengkan dominasi mereka? Barangkali penting dikutip di sini bagaimana Marx menjelaskan bekerjanya kelas berkuasa:
Individu-individu yang menyusun kelas yang berkuasa berkeinginan memiliki sesuatu/kesadaran dari yang lainnya. Ketika mereka memegang peranan sebagai sebuah kelas dan menentukan keseluruhannya dalam sebuah kurun waktu, hal tersebut adalah bukti diri bahwa mereka melakukan tersebut dalam jangkauannya kepada yang lainnya, memegang peranan sekaligus pula sebagai pemikir-pemikir, sebagai pemproduksi ide serta mengatur produksi dan distribusi idenya pada masa tersebut. (Berger, 2000: 44 – 45).
Secara umum, pengertian kesehatan yaitu suatu kondisi atau keadaan secara umum seseorang dari segi semua aspek. Dalam pengertian kesehatan ini dimaksudkan yaitu tingkat keefisienan dari fungsional dengan atau tanpa metabolisme dari suatu organisme dan juga termasuk manusia.
Pengertian kesehatan juga diungkapkan ketika WHO atau yang kita kenal sebagai Organisasi Kesehatan Dunia di dirikan yaitu pada tahun 1948. Yang mana pengertian kesehatan merupakan sesuatu yang tidak hanya dimaksudkan sebagai suatu kelemahan atau ketiadaan suatu penyakit melainkan juga merupakan keadaan mental dan fisik serta juga kesejahteraan sosial. (Crosby, 1984).
 Kutipan Tidak Lansung Kurang dari 4 Baris
 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada intervensi dalam pengusutan kasus Bank Century yang diduga terindikasi pelanggaran tindak pidana korupsi (Republika, Ahad 7 Maret 2010 halaman 1 ).
Kutipan Tidak Langsung Lebih dari 4 Baris
Media bukanlah sarana netral yang menampilkan berbagai ideologi dan kelompok apa adanya, media adalah subjek yang lengkap dengan pandangan, kepentingan, serta keberpihakan ideologisnya. Janet Woollacott dan David Barrat menegaskan pandangan para teoritis Marxis bahwa ideologi yang dominanlah yang akan tampil dalam pemberitaan (Wollacott,  1982: 109, Barrat, 1994: 51-52). Media berpihak pada kelompok dominan, menyebarkan ideologi mereka sekaligus mengontrol dan memarginalkan wacana dan ideologi kelompok-kelompok lain.



DAFTAR PUSTAKA

1. Pengertian Bibliografi
Menurut Gorys Keraf (1997: 213) yang dimaksud dengan bibliografi atau daftar pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebagian karangan yang telah digarap.
Melalui daftar pustaka yang diberikan di akhir penulisan, para sarjana dan cendikiawan dapat melihat kembali sumber aslinya. Mereka dapat menetapkan apakah sumber itu sesungguhnya mempunyai hubungan dengan isi pembahasan itu, dan apakah bahan itu dikutip dengan benar atau tidak. Dan sekaligus dapat memperluas jangkauan pengetahuan pembaca dengan berbagai macam referensi itu.
 CARA PENULISAN DAFTAR PUSTAKA BESERTA CONTOHNYA
Penulisan daftar pustaka juga berbeda-beda tergantung dari apa yg dijadikan sumber daftar pustaka tersebut. Berikut penulis daftar pustaka yang bersumber dari :

Buku
Nama pengarang (penulisan nama dibalik dari belakang Misal : Naufal Zahrani, maka menjadi “Zahrani, Naufal” ), tahun terbit, judul, tempat terbit dan tahun terbit.
  • Arni, Yahima dan Yuvita Andrini. 2014. Tanaman Obat Plus Pengobatan Alternatif. Bandung: Setia Kawan
  • Sahid, Ahmadi. 2008. Khasiat dan Manfaat Temulawak. Bandung: Sinar Wadja Lestari
  • Dalmartha, Setyawan, dr. 2014. Resep Tumbuhan Obat untuk Menurunkan Kolesterol. Bandung: Penebar Swadaya
  • Hariany, Sangad M. dkk. 2014. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung: Yayasan Obor Indonesia
Internet
Rahimawan. 2014. Contoh Penulisan Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar, http://mazinubersahabat.blogspot.com/2014/02/contoh-penulisan-daftar-pustaka-yang.html, (diakses 1 Januari 2014)

Koran
Rahimawan, B. 10 Mei, 2014. Unsur penting dalam penulisan daftar pustaka. Majapahit Pos , hlm. 2 & 6

UU, Permen dan Kepres
Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.  Jakarta: Sekretariat Negara

Ensiklopedia, Kamus
Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and their treatment. The New Encyclopedia Britannica. Encyclopedia Britannica. 23: 956-975.
Chicago, USA . Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. Jakarta: PT

Gramedia.
Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian:
Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG.

Film (Movie)
Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation. Hobarts, Austraalia,. 30 mins.

Contoh Daftar Pustaka yang Sering Digunakan
Arikunto, S. (2014). Manajemen Penelitian. Bandung: Rineka Cipta.

BNSP, (2014). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dasar Kelas V. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Depdikbud. (2014). Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Badan Penelitian Dosen LPTK dan Guru Sekolah Menengah. Bandung: Dikti.

Itulah beberapa contoh penulisan daftar pustaka yang sering digunakan, semoga artikel tentang Contoh Penulisan Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar ini bermanfaat.



https://sukmadyu.wordpress.com/2014/12/20/tugas-softskill-bahasa-indonesia-daftar-pustaka-dan-catatan-ka